Benny Siswanto Siap Bangkitkan Prestasi Atlet Perbakin Barito Utara

Ketua terpilih Perbakin Barito Utara, H Benny Siswanto menerima bendera pataka Perbakin dari Ketua Ketua Umum Perbakin Provinsi Kalteng, Cristian Sancho usai pelantikan Ketua dan pengurus Perbakin 2025-2029, Sabtu malam (6/9/2025).

kontenkalteng.com, Muara Teweh – Komitmen baru mengemuka dalam dunia olahraga Barito Utara. H. Benny Siswanto, S.Sos resmi nahkodai Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2025–2029 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Sabtu (6/9/2025) di Aula Bappedarida, Muara Teweh.

Baca juga: DPRD Kabupaten Barito Utara Akan Gelar RDP Bahas Kekuarangan Guru

Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum Perbakin Kalimantan Tengah, Cristian Sancho, menjadi titik awal langkah besar Benny dalam membenahi dan mengangkat kembali prestasi olahraga menembak di daerah ini.

“Kami tidak ingin jalan di tempat. Program kerja akan langsung kami jalankan, fokus pada pembinaan atlet dan peningkatan kualitas kompetisi. Barito Utara harus kembali dikenal sebagai lumbung atlet menembak berprestasi,” tegas Benny dalam sambutannya usai pelantikan.

Tak sekadar janji, Benny yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Barito Utara ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan.

“Olahraga menembak bukan hanya soal teknis dan target, tapi soal karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah. Kami ingin Perbakin menjadi rumah bersama bagi atlet, pelatih, dan semua pihak yang peduli pada kemajuan olahraga,” ujarnya.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Penjabat Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, unsur FKPD, kepala perangkat daerah, jajaran pengurus Perbakin provinsi dan kabupaten, serta para tokoh olahraga dan insan media.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang visioner, Benny Siswanto membawa harapan besar: mengubah Perbakin Barito Utara menjadi wadah pembinaan atlet yang tidak hanya aktif, tetapi juga mampu melahirkan prestasi membanggakan di level provinsi hingga nasional. (OR1)