Koordinasi Menhut RI dengan Gubernur Kalteng di Ruang Rapat Menteri Kehutanan Jakarta,Rabu (4/2/2026). Foto : Diskominfosantik Kalteng
kontenkalteng.com,Jakarta-Gubernur Kalteng menggelar pertemuan resmi dengan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, di Ruang Rapat Menteri Kehutanan, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: Ketum DAD Kalteng Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Dengan Menanam
Pertemuan ini untuk membahas untuk membahas isu krusial terkait pengelolaan tata ruang, kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), serta dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional.
"Dengan kondisi sekarang, tata ruang Provinsi Kalteng kurang lebih 81 persen adalah kawasan hutan, maka sisanya yang 19 persen APL (Area Penggunaan Lain) adalah zona penyangga," ungkap Gubernur.
Gubernur menekankan bahwa posisi APL sebagai zona penyangga (buffer zone) sangat vital bagi perlindungan kawasan hutan utama.
Oleh karena itu, ia mengusulkan fleksibilitas dan optimalisasi penggunaan anggaran pusat untuk mendukung infrastruktur di zona tersebut.
Gubernur mencontohkan perlunya normalisasi Sungai. Langkah ini dinilai mendesak sebagai bagian dari strategi menjaga kualitas dan kuantitas air.
“Ketersediaan air yang memadai melalui tata air yang baik akan mencegah banjir di musim penghujan dan menjaga kebasahan lahan gambut saat kemarau, yang merupakan kunci utama pencegahan Karhutla,”terangnya.
Selain isu kehutanan, fokus pembahasan juga tertuju pada komitmen Kalimantan Tengah dalam menyukseskan program strategis nasional.
Gubernur menegaskan bahwa Kalteng siap menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional, sebuah mandat yang dipercayakan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.(SUR/OR1)