Pelaksanaan Pasar Penyeimbang yang dilaksanakan di Pangkalan Bun. (Foto: Ist)
Pangkalan Bun, Kontenkalteng.com - Upaya menahan laju harga kebutuhan pokok mulai dilakukan di Kotawaringin Barat. Pemerintah daerah menggelar Pasar Penyeimbang perdana di Pasar Indra Sari Blok H, Pangkalan Bun, Rabu (24/6/2026), dengan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di 8 Kelurahan Palangka Raya
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan komoditas dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Pelaksanaan Pasar Penyeimbang berada di bawah koordinasi Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Pengelolaan Pasar (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kotawaringin Barat. Sejumlah pihak terlibat dalam kegiatan ini, antara lain Perum Bulog, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, serta Dinas Ketahanan Pangan, dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Sekretaris DisperindagkopUKM Kotawaringin Barat, Muhammad Suhendra, menjelaskan konsep Pasar Penyeimbang berbeda dari pasar murah pada umumnya. Pemerintah berperan menyediakan lokasi dan fasilitas, sementara komoditas dijual langsung oleh penyedia dengan harga setara distributor.
“Harapannya harga yang diterima masyarakat benar-benar mendekati harga distributor sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus menjadi bentuk intervensi pemerintah terhadap komoditas yang mengalami kenaikan,” ujar Suhendra.
Partisipasi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terlihat melalui penyediaan LPG non-subsidi Bright Gas kemasan 5,5 kg dan 12 kg dengan harga khusus. Kehadiran produk tersebut ditujukan sebagai alternatif bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan energi dengan harga kompetitif.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut keterlibatan Pertamina merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pertamina mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Melalui penyediaan LPG Bright Gas dengan harga khusus pada kegiatan Pasar Penyeimbang ini, kami berharap masyarakat maupun pelaku UMKM dapat memperoleh energi yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan harga yang kompetitif,” ujarnya.
Menurut Edi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Selain memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, kami juga berupaya mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sales Branch Manager V Gas Kalimantan Tengah, Bagas Wicaksono, menambahkan bahwa keikutsertaan Pertamina juga bertujuan memperluas akses energi non-subsidi sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
“Melalui partisipasi dalam Pasar Penyeimbang perdana di Kabupaten Kotawaringin Barat ini, Pertamina berharap dapat memberikan alternatif pilihan energi non-subsidi bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi serta kelancaran distribusi guna memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Bagas.
Penulis: Yanti
Editor : Gunawan