Ilustrasi (ist)
Sampit, Kontenkalteng.com – Bisnis gelap diduga dijalankan dari dalam rumah seorang perempuan berinisial KMR binti SLM (34) di Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, harus berakhir di tangan polisi.
Baca juga: Polsek Cempaga Hulu Amankan Pria 60 Tahun, Enam Paket Sabu Disita
Satresnarkoba Polres Kotim menangkap KMR di kediamannya di Jalan Cilik Riwut Km 75 RT 09 RW 04, lengkap dengan barang bukti puluhan paket sabu siap edar.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut KMR kerap membawa narkotika jenis sabu.
”Pada hari dan tanggal tersebut, anggota Satresnarkoba memperoleh informasi dari masyarakat bahwa terlapor sering membawa narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan KMR yang sedang berada di rumahnya,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Petugas kemudian menunjukkan surat perintah tugas kepada terlapor, sebelum melakukan penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan disaksikan Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Dari penggeledahan itu, polisi menemukan satu kantong bubble wrap warna pink berisi 41 bungkus klip yang diduga narkotika jenis sabu, uang tunai Rp1.400.000, serta satu buah timbangan digital.
”Barang bukti narkotika sabu dengan berat kotor 15,35 gram diamankan. Terlapor mengakui bahwa seluruh barang tersebut dalam penguasaannya. Barang bukti dan terlapor kemudian diamankan ke Polres Kotim untuk proses penyidikan selanjutnya,” jelas Edy.
Atas perbuatannya, KMR disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Pasal VII angka 50 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Penangkapan ini kembali menegaskan komitmen Polres Kotim dalam memerangi peredaran narkotika yang menyasar hingga ke lingkungan permukiman.
Polisi berharap dukungan masyarakat terus mengalir melalui laporan dan informasi, demi menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah Kalteng.
Penulis: Deviana
Editor : Gunawan