Ditemukan Tak Bernyawa di Sel, Polisi Usut Kematian Warga Binaan Lapas Palangka Raya

Lokasi kejadian korban ditemukan tak bernyawa. (Foto: Ist)

Palangka Raya, Kontenkalteng.com – Seorang warga binaan Lapas Kelas II A Palangka Raya ditemukan meninggal dunia di dalam sel. 

Baca juga: Warga Binaan Dipindahkan di Tiga UPT Pemasyarakatan Palangka Raya

Aparat kepolisian merespons cepat kejadian itu untuk mengungkap penyebab kematiannya.

Korban berinisial AKS (34) ditemukan tidak bernyawa di ruang straf sel pintu nomor 01 di Lapas yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 40. 

Temuan itu dilaporkan pihak lapas kepada Polresta Palangka Raya, yang langsung menurunkan personel ke lokasi.

Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya bersama piket fungsi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal sesuai prosedur kepolisian.

”Setiap laporan yang masuk kami tindak lanjuti secara profesional melalui langkah kepolisian mulai dari mendatangi TKP, melakukan TPTKP, mencatat keterangan saksi hingga penanganan lanjutan untuk memastikan fakta peristiwa,” ujar Pamapta III SPKT Ipda M. Abrar mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, Minggu (31/5/2026).

Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, korban sebelumnya masih terlihat dalam kondisi bernafas saat petugas lapas melakukan kontrol rutin blok hunian pada malam hari.

Namun, beberapa waktu kemudian saat pengecekan ulang dilakukan, korban tidak lagi memberikan respons saat dipanggil. Petugas medis lapas yang didatangkan kemudian memastikan bahwa korban sudah tidak memiliki nadi dan pernapasan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian melakukan serangkaian tindakan, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), hingga mencatat identitas saksi dan korban.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk keperluan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

”Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban melalui proses lidik lanjutan,” tutup Abrar.

Penulis : Yanti

Editor   : Gunawan