Ilustrasi (ist)
Sampit, Kontenkalteng.com — Pertengkaran yang dipicu kecemburuan berubah menjadi tragedi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Seorang wanita berinisial TLD (34) mengalami luka bakar serius setelah disiram bahan bakar dan dibakar oleh kekasihnya sendiri.
Baca juga: Anak Punk Ditusuk di Taman Kota Sampit, Diduga Akibat Cemburu
Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Jalan Metro TV, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu dini hari, 24 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban menuturkan, konflik bermula saat ia menemukan percakapan di ponsel pelaku, SM, dengan perempuan lain yang sudah bersuami. Isi percakapan tersebut mengarah pada ajakan berselingkuh. Penemuan itu memicu pertengkaran.
“Saya melihat di HP SM ini chatan dengan perempuan lain, istri orang, untuk mengajak selingkuh. Dia tidak mengaku, dan kami sempat bertengkar,” ujar TLD, Sabtu (27/6/2026).
Ketegangan sempat mereda ketika korban keluar dari rumah. Namun situasi kembali memanas saat ia kembali. Dalam kondisi emosi, pelaku tiba-tiba menyiramkan bahan bakar jenis pertalite ke tubuh korban sekaligus ke dirinya sendiri.
Ancaman berubah menjadi aksi. Pelaku menyalakan korek api dan menyulut bahan bakar tersebut. Api seketika menyambar tubuh keduanya.
“Lalu pelaku ini menyalakan korek dan mengancam untuk sama-sama terbakar. Ternyata api itu menyambar ke tubuh dia dan ke saya. Kami panik dan lari ke kamar mandi,” ungkap korban.
Korban yang mengalami luka bakar kemudian meminta pertolongan warga sekitar. Tetangga membawa TLD ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Yang membawa saya ke rumah sakit adalah tetangga saya. Sementara SM sempat dibawa ke rumah sakit tapi dia sudah pulang,” katanya.
Pengakuan korban mengungkap pola kekerasan yang berulang. Ancaman dan tindakan kasar disebut kerap terjadi setiap kali pertengkaran muncul.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban berharap proses hukum berjalan tegas terhadap pelaku.
“Saya berharap pihak kepolisian dapat menghukum pelaku dengan seberat-beratnya, karena saya sudah sakit hati diperlakukan sampai begini,” ujarnya.
Aparat kepolisian di Kabupaten Kotawaringin Timur kini tengah menindaklanjuti laporan tersebut guna mengusut kasus penganiayaan yang mengakibatkan luka bakar serius ini.
Penulis : Yanti
Editor : Gunawan