Ilustrasi arus mudik lebaran (kontenkalteng.com)
kontenkalteng.com,Palangka Raya-Warga Kalteng kini memulai memadati sejumlah ruas jalan perbatasan Kalteng dan Kalsel untuk melakukan mudik lebaran ke kampung halamannya lebih awal. Ini dilakukan untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan mulai terjadi pada Jumat (28/3/2025).
Baca juga: Puncak Arus Balik di Kalteng, 118 Orang Pemudik Tiba di Pelabuhan Bahaur
Salah satunya terjadi di Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Ampah di Kabupaten Barito Timur dengan wilayah Kalsel, tepatnya di wilayah Desa Simpang Naneng arah Desa Kandris, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur.
Sejumlah kendaraan roda empat nampak memadati jalan negara yang kiri kanan terdapat pohon besar melindungi pengguna jalan dari teriknya matahari.
Seorang pengguna jalan bernama Ferdian, warga Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, mengaku bersama beberapa saudaranya akan menuju Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
"Perjalanan cukup lancar meskipun lalu lintas terasa lebih padat dari biasanya," ujar pemuda yang baru lulus SMA itu.
Terpisah, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Agung Yudhianto, saat mendampingi Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran meninjau jalan rusak di Lingkar Luar Palangka Raya beberapa waktu lalu ( Sabtu,15/3/2025) menyebutkan, adanya kerusakan parah di jalan Lingkar Luar ada empat titik.
"Upaya yang saat ini kami lakukan adalah mengamankan titik-titik jalan rusak tersebut agar bisa dilalui, dengan cara menimbunnya, sehingga air tidak menggenang dan lalu lintas tidak putus. Kalau sudah kering semuanya, baru kami aspal," tukasnya. (OR1)